Sunday, April 29, 2012

PENGELOLAAN TAMAN NASIONAL KOMODO

1. Kapan Taman Nasional Komodo didirikan?
Taman Nasional Komodo didirikan pada tahun 1980.
2. Apa tujuan yang diinginkan dari Taman Nasional Komodo?
Taman Nasional Komodo menjalankan empat fungsi:
1. Sebagai tempat konservasi dan perlindungan komunitas hewan dan
tumbuhan yang beragam yang ditemukan di darat, pesisir, dan perairan
laut.
2. Sebagai tempat untuk menjamin kelangsungan hidup jangka panjang
komodo beserta kualitas habitat hidupnya.
3. Sebagai tempat perlindungan untuk berkembang biak bagi ikan dan
avertebrata yang bernilai ekonomi, sehingga menciptakan sumber
pengambilan demi melengkapi daerah pengambilan ikan di sekitarnya.
4. Sebagai tempat untuk kegiatan pendidikan dan penelitian, juga sebagai
tempat untuk pengembangan wisata alam dan selam yang berkelanjutan.
3. Siapa yang terlibat dalam pengelolan Taman Nasional Komodo?
Untuk menjamin keberhasilan pengelolaan Taman Nasional, Pemerintah
perlu melakukan koordinasi dengan masyarakat local lembaga swadaya
masyarakat (LSM), institusi penelitian, perangkat penegak hukum, maupun
sektor swasta. Badan yang mengambil peran terdepan di TNK adalah Balai
Taman Nasional Komodo, yang berada di bawah naungan Departemen
Kehutanan.
4. Apa tujuan utama dari pengelola Taman Nasional Komodo?
Tujuan utama dari pengelola Taman Nasional Komodo adalah:
1. Menjaga dan melindungi flora dan fauna yang terdapat pada
ekosistem lautan dan daratan di Taman Nasional Komodo.
2. Mengusahakan kesejahteraan masyarakat lokal melalui pemanfaatan
sumber daya dari dalam Taman Nasional secara efektif dan
berkelanjutan. (Lihat bagian “Mata Pencaharian Alternatif” sebagai
salah satu contoh dari tujuan ini.)
3. Mengembangkan dan mengelola wisata alam secara berkelanjutan.
(Lihat daftar lokasi penyelaman di Komodo lampiran 10.)
4. Melakukan pemantauan habitat laut dan darat, serta mengembangkan
rencana penelitian untuk menjelaskan permasalahan-permasalahan
kunci pengelolaan Taman Nasional. (Lihat bagian “masalah-masalah
pemanfaatan sumber daya” sebagai salah satu contoh dari
permasalahan manajemen Taman Nasional.)
5. Mengembangkan fasilitas untuk pendidikan konservasi sumber daya
alam dan meningkatkan kesadaran mengenai masalah-masalah
konservasi Taman Nasional.
6. Menciptakan suatu sistem pengelolaan mandiri dan berkelanjutan
dengan meningkatkan kemampuan masyarakat lokal dalam bidang
pengelolaan, dan para pihak (seperti masyarakat lokal dan sektor
wisata selam) memberikan kontribusi yang positif terhadap
pengelolaan Taman Nasional Komodo.

No comments:

Post a Comment